Monday, August 24, 2015

Cara Pembetulan SPT PPh 21 Masa Januari - Juni Setelah Ada Penyesuain PTKP Tahun 2015

Semenjak lahirnya PMK Nomor 122/PMK.010/2015 tentang Penyesuaian Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) banyak diantara Wajib Pajak yang masih kebingungan dengan teknis pembetulan SPT untuk masa januari - juni yang diharuskan oleh PMK ini.

Walaupun telah terbit Peraturan Direktorat Jendral Pajak Nomor PER-32/PJ/2015 tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pemotongan, Penyetoran, dan Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 dan/atau Pajak Penghasilan Pasal 26 Sehubungan Dengan Pekerjaan, Jasa, dan Kegiatan Orang Pribadi, tetapi masih sedikit memberi pencerahan terhadap beberapa Wajib Pajak dalam melakukan pembetulan SPT untuk masa Januari - Juni yang telah dilaporkannya.

Sedikit saya uraikan disini akibat dari penyesuaian PTKP yang ada dalam PMK 122 ini.

Dalam PMK 122 ini tersurat bahwa PTKP untuk tahun 2015 ini mengalami kenaikan, PTKP untuk WP sendiri yang awalnya sebesar Rp. 24.300.000,- menjadi Rp.36.000.000,- setahun, sedangkan untuk tanggungan yang awalnya Rp. 2.025.000,- menjadi Rp. 3.000.000,- setahun.

PMK ini terbit pada tanggal 29 Juni 2015 sedangkan dalam salah satu pasalnya mensyaratkan bahwa penyesuaian PTKP ini berlaku untuk tahun pajak 2015 ini, artinya mulai diberlakukan dari masa Januari, sedangkan Wajib Pajak untuk masa Januari sudah menghitung PPh terutangnya dengan menggunakan PTKP yang sebesar Rp. 24.300.000,- sehingga mengakibatkan terjadinya Lebih Potong dan Lebih Bayar yang dilakukan oleh pemotong pajak (perusahaan).

Kondisi ini mengharuskan Wajib Pajak untuk melakukan pembetulan SPT yang telah dilaporkannya untuk masa - masa pajak sebelum terbitnya PMK 122 ini.

Berdasarkan pertimbangan dan kondisi tersebut, saya akan mencoba untuk berbagi tentang cara pembetulan SPT PPh Pasal 21 masa Januari - Juni dengan aplikasi espt. Berikut langkah-langkahnya:

Pertama, hal yang pertama harus dilakukan adalah melakukan penghitungan ulang terhadap penghitungan pajak terutang dengan PTKP yang baru.

Kedua, melakukan pembetulan SPT untuk masa Januari - Juni dalam aplikasi espt.

Ketiga, mengkompensasikan Lebih Bayar ke masa

Untuk lebih jelasnya akan saya aplikasikan dengan kasus beserta step by step pembetulan di esptnya, sebagai berikut:

Misal sebuah perusahaan telah melakukan penghitungan ulang atas pemotongan dan pelaporan pajak terutang karyawannya untuk masa Januari - Juni, berikut hasil penghitungan ulang tersebut:



Nah setelah dihitung ulang ternyata dari 7 karyawan yang di atas PTKP baru hanya 2 orang. Berikut tampilan SPT masa Januari Normal (belum dilakukan pembetulan)

Langkah selanjutnya adalah melakukan pembetulan SPT masa Januari - Juni, untuk pembetuluannya dilakukan satu satu yach teman teman, jadi untuk masa Januari lakukan pembetulan selanjutnya masa Februari, terus begitu sampai masa Juni.

Langkah pertama untuk pembetulan SPT karena ada penyesuaian PTKP di aplikasi espt adalah merubah besaran PTKP yang ada di aplikasi espt, rubah tahun berlakunya PTKP yang lama dan ganti / ubah besaran PTKP yang baru.

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

Pertama, merubah tahun berlakunya PTKP lama:
1. Klik Referensi
2. Klik Tarif
3. Klik PTKP
Lalu muncul jendela baru, langkah selanjutnya :
1. Klik Ubah
2. Klik angka 24.300.000,-
3. Ubah tahun berlakunya ke tahun 2014 (PTKP lama berlaku sampai dengan tahun 2014)
4. Klik Simpan.

Kedua, mensetting besaran PTKP baru
Masih ditampilan jendela yang tadi, langkah mensetting PTKP baru sebagai berikut:
1. Klik Baru
2, Isi besaran PTKP  & Tanggungan dengan besaran PTKP yang baru (36.000.000,- dan 3.000.000,-)
3. Isi tahun berlaku PTKP baru ini, "berlaku mulai" isi dengan 2015 dan "sampai" isi dengan 2020 (diisi dengan tahun 2020 karena kita belum tahun PTKP baru tersebut berlaku sampai tahun berapa)
4. Klik Simpan.

Ketiga, melakukan pembetulan SPT masa Januari
Langkah melakukan pembetulan SPT adalah sebagai berikut:
1. Klik Pilih SPT
2. Klik Buka SPT
3. Klik Januari (masa yang akan dibuat pembetulannya)
4. Klik Pembetulan


Setelah SPT masa Januari pembetulan telah dibuat, selanjutnya buka SPT masa Januari pembetulan tersebut, langkahnya sebagai berikut:
1. Klik Pilih SPT
2. Klik Buka SPT
3. Klik Masa Januari Pembetulan
4. Klik Buka SPT

Setelah SPT Pembetulan terbuka, selanjutnya menghapus pemotongan pajak karyawan yang dibawah PTKP (lihat hasil penghitungan ulang penghitungan pajak dengan PTKP baru di atas) langkah-langkah berikut:
1. Klik Isi SPT
2. Klik Daftar Pemotongan Pajak
3. Klik Satu Masa Pajak
4. Centang pada kotak disamping nomor karyawan yang mo dihapus (dibawah PTKP)
5. Klik hapus.


Selanjutnya membetulkan pemotongan pajak sesuai dengan hasil penghitungan pajak dengan PTKP baru, langkahnya sebagai berikut:
Masih di jendela Daftar Pemotongan Pajak
1. Centang kotak disamping nomor karyawan yang mau dibetulkan pemotongan pajaknya
2. Klik Ubah

Setelah diklik Ubah akan muncul jendela baru, selanjutnya ubah pajak yang dipotongnya dengan nilai pajak hasil penghitungan yang baru.
1. Isi baris PPh Dipotong (Rp) dengan nilai pajak yang dipotong sesuai penghitungan dengan PTKP baru
2. Klik Simpan.

Lakukan langkah ini untuk seluruh karyawan yang akan diubah pemotongan pajaknya.

Setelah semua pemotongan pajak karyawan diubah, tampilan Daftar Pemotongan Pajak seperti di bawah ini:
Coba perhatikan baris Total Jumlah PPh Dipotong, dalam SPT Normal (awal) jumlahnya Rp. 675.000,- setelah dilakukan pembetulan jumlahnya Rp. 150.000,-
Dalam Jendela Daftar Pemotongan Pajak ini jangan lupa untuk mengisi Jumlah Pegawai dibagian B, isikan dengan jumlah pegawai yang penghasilannya di bawah PTKP, dan juga isikan Jumlah Penghasilan Bruto Pegawai dengan jumlah total penghasilan bruto pegawai yang penghasilannya di bawah PTKP (lihat panah-panah di bawah ini).



Tampilan SPT  yang telah dilakukan pembetulan tampak seperti gambar di bawah ini:

Terlihat dalam SPT Pembetulan tersebut terdapat Lebih Bayar sebesar Rp. 525.000,- (baris no 17), tugas kita selanjutnya mengkompensasikan Lebih Bayar tersebut ke Masa apa Tahun kalender berapa, di atas saya mengambil contoh Lebih Bayar tersebut dikompensasikan ke Masa Agustus Tahun Kalender 2015.

Selanjutnya membuat file CSV sebagai salah satu syarat pelaporan espt, cara membuat file CSV seperti saya jelaskan dalam gambar di bawah ini:

1. Klik CSV
2. Klik Pelapotan SPT
3. Klik Masa Januari Pembetulan
4. Klik Buat File CSV.

Setelah file CSV dibuat, SPT Pembetulan Masa Januari telah siap untuk dilaporkan. Silahkan teman-teman copy file CSV tersebut ke dalam flashdisk beserta hardcopy SPT induk hal 1 & 2 nya untuk dilaporkan ke Kantor Pelayanan Pajak.

Untuk pembetulan masa-masa selanjutnya (februari-Juni) silahkan teman-teman ikuti langkah-langkah di atas..


Keempat, Kompensasi ke Masa Berikutnya

Setelah SPT pembetulan dibuat dimana dengan adanya pembetulan mengakibatkan Lebih Bayar dan Lebih Bayar tersebut dalam contoh dikompensasikan ke masa Agustus 2015, langkah selanjutnya untuk mengkompensasikan Lebih Bayar di masa Januari dalam pelaporan SPT Normal Masa Agustus, ikuti langkah-langkah berikut:

Pertama, input pemotongan pajak untuk Masa Agustus Normal seperti biasa, sesuai contoh perhitungan pemotongan pajak sebelumnya (asumsi tidak ada kenaikan gaji), maka input pemotongan pajak dan hasilnya seperti terlihat digambar di bawah ini:


Kedua, mengkompensasikan LB Masa Januari ke pelaporan SPT Masa Agustus ini, untuk langkah-langkahnya bisa dilihat digambar di bawah ini:

Seperti terlihat digambar, untuk mengkompensasikan LB Masa Januari ke Pelaporan SPT Masa Agustus ini yaitu dengan cara:
1. Klik Isi SPT
2. Klik SPT Induk
3. Klik B2. Penghitungan PPh
4. Isikan Nominal Lebih Bayar Masa Januari
5. Centang kotak 01 (Masa Januari)
6. Isikan Tahun LB
7. Karena dalam kasus ini masih terjadi LB, maka kompensasikan lagi ke masa selanjutnya (Masa September)
8. Isi Tahun Kalender pengkompensasian LB tersebut.

Setelah langkah-langkah tersebut dikerjakan, selanjutnya tinggal membuat file CSV (cara membuat file CSV sama seperti di atas) untuk pelaporan SPT Masa Agustus...
Tinggal dilaporkan dech SPT Masa Agustusnya...

Demikian teman-teman cara pembetulan SPT PPh Pasal 21 Masa Januari - Juni setelah adanya penyesuaian PTKP tahun 2015 ini....

Semoga dapat membantu...
Mohon koreksi bila ada salah...

Indahnya berbagi...








92 comments:

Sistem Informasi Akuntansi said...

Terima kasih Antasharing.blogspot.com.

yuda yogi said...

Dear Rekan itu kan baru januari, Bagaimana dengan masa feb-Jul apakah bisa dikompensasikan semua ke masa pajak Agustus

andre hermawan said...

sama-sama gan... semoga bermanfaat
terima kasih atas kunjungannya...

andre hermawan said...

bisa gan... silahkan dicoba... langkah-langkahnya sama kayak di atas...
semoga bermanfaat gan...
terima kasih atas kunjungannya...

Ida Dahliana said...

gan ...... bisakak di kompensasi ke bulan 2 dulu

Ida Dahliana said...

gan sy sdh coba mekompensasikan ke per bulan tapi terkendala di bulan 3 bagai mana selanjutnya

andre hermawan said...

"terkendala di bulan 3", maksudnya gimana yach bu??

Heri Effendy said...

Salam kenal Pak Andre, saya mau Tanya klu secara manual, pembetulan harus di lakukan setiap bulan juga ? klu tidak keberatan minta tolong simulasi secara manual juga, Terima kasih atas bantuannya, salam

Ida Dahliana said...

misal sebelum pembetulan jan 303.126
setelah pembetulan 197.500
di feb sebelum 540.626
setelah pembetulan 435.000
di kolom 13 sy centang jan dan feb tahun 2015 dengan angka 105 626
di kolom 14 jumlah tetap 105.262
di kolom 15 terjadi angka 329.374
di kolom 16 angka menjadi 540.626
di kolom 17 terjadi kompensasi (211.252) yg kami kompenkan ke mar 2015
selanjutnya di bulan mar setelah pembetulan setornya jadi 197.500
kolom 13 sy centang bln 2 thun 2015 angka 211.252
kolom 14 angka sama 211.252
kolom 15 angka ko jadi kurung (13.752)
kolom 16 angka 303.126
kolom 17 angka (316.878) di komp ke 4
kenapa bisa begitu pak, seharusnya bagai mana
di csv pph terutang (13.752)
ssp setor 303.126
mohon penjelasannya

Ida Dahliana said...

jan sebelum 303.126 sesudah 197.500
feb sebelum 540.626 sesudah 435.00
mar sebelum 303.126 setelah 197.500
di kolom 13 angka 105.626
di kolom 15 angka 540.626
di kolom 17 angka (211.252)
sy kompen ke bln 3
setelah di kompensasi
di kolom 13 kenapa di bulan 3 dikolom 15 nilainya (13.752)
di csv pph terutang (13.752)
ssp setor 303.126
mohon penjelasan

ainun nisyah said...

saya sudah melakukan pembetulan dari jan - juli ,tapi di agst saya masih ada lebih bayar dan akan saya kompesansikan di bulan sembilan,tapi kenapa ya gan csv tidak mau tersimpan ??

David Putra said...

Min mau nanya, misal kita pembetulan yg januari di lakukan pembetulan pada saat agustus. nanti di spt pembetulan januari itu tanggal spt induknya apakah TETAP januari atau berubah mengikuti tanggal saat kita melakukan pembetulan yaitu AGUSTUS?

andre hermawan said...

Salam kenal juga pak... iyach pak langkah-langkahnya sama seperti di atas, yang berbeda cuma cara pengisian SPT nya...
Insya allah saya usahakan diartikel berikutnya pak... ngatur waktu dengan kegiatan didunia nyata pak... hehehe
ditunggu yach pak...
terima kasih atas kunjungannya..

andre hermawan said...

CSV tidak mau tersimpan, keterangannya seperti apa mba??

andre hermawan said...

untuk tanggal di spt pembetulannya mengikuti tanggal mau dilaporkan pembetulan tersebut, berarti di bulan agustus gan....
terima kasih atas kunjungannya gan...

cipta hartanto said...

pagi pa andre

yang saya ingin tanyakan memangnya tidak apa" untuk lebih bayar jan-juli di kompesasikan di agustus?
apakah tidak ada batas waktunya?misalnya lebih bayar januari di bayar februari begitupun selanjutnya?

gatot sbono said...

Pembetulan bulan Januari 15 s/d Juni 15, Lebih Bayarnya dikompensasikan ke bulan JULI tidak apa2 ya? karena bulan juli kemaren cuman setor normal saja dengan PTKP baru tapi tanpa THR, nah bulan juli ini mau saya betulkan karena mau diperhitungkan THRnya jadi ada kurang bayar. jadi kurang bayar ini dapat dibayar dari kompesasi bulan2 sebelumnya. bgm menurut bang Andre?

andre hermawan said...

pagi juga pak cipta...

tidak apa" pak dikompensasikan ke agustus juga, kompensasi akibat adanya pembetulan karena penyesuaian PTKP menurut PER 32 thn 2015 ini dikompensasikan ke semester 2 tahun 2015 ini yaitu di bln Juli - Desember 2015...

andre hermawan said...

kalo menurut saya mah bisa pak....

Anonymous said...

terimakasih.sangat membantu.

sandro malau said...
This comment has been removed by the author.
sandro malau said...

Sore bos,

saya sudah lakukan pembetulan januari sampai juli dan kelebihannya saya kopensasikan ke masa agustus.
saat mmebuat laporan agustus, lebih bayar jan-juli sudah saya input ke kolom B2 dan saya centang masa 1 - 7, hasilnya tetap lebih bayar. masalahnya karena tidak pengisian SSP maka angka 17 kolom B2 jumlahnya tetap nol. selanjutnya pada saat membuat file CSV tidak berhasil.

mohon petunjuknya, terimakasih..

vina agriani said...

Salam Kenal Pak Andre.
Apakah bisa, Total Pembetulan bulan Januari s/d Juni Tahun 2015 dikompensasikan ke Masa Pajak Agustus 2015?

andre hermawan said...

sama" gan...

terima kasih atas kunjungannya...

Ida Dahliana said...

siang gan, saya sudah melakukan pembetulan jan s.d juni dan di kompensasikan ke ags,
lalu saya melaporkan hasil pembetulan saya jan s.d jun itu ke kpp ternyata pelaporan kami di tolak dengan alasan di kolom 13 tidak ada angkanya harus diisi katanya
mohon penjelasan yang sebenarnya bagaimana, tq sebelumnya

andre hermawan said...

siang juga bu, kalo di spt pembetulan kolom / baris 13 harus diisi apa bu??
pemahaman saya mah kalo di spt kompensasi betul bu harus diisi, isi dengan LB yang akan dikompensasikan dan dari masa apa LB tersebut....
silahkan ibu tanya AR aza bu, kalo untuk SPT pembetulan diisi dengan angka apaan..

andre hermawan said...

salam kenal juga mbak...
bisa mbak, silahkan dicoba mbak...

terima kasih atas kunjungannya...

epin ipin said...

kasus nya sama dengan saya ini csv tidak mau tersimpan dan ada keterangannya unhandled exception has occured in your application. if you click continue, the application will ignore this error and attempt to continue.if you clik quit the application will close immediately. input string was not in a correct format

Monster said...

salam kenal mas Andre,
terkait pelaporan e-spt utk kelebihan setor ini dari sisi pelaporan sudah paham, apa bisa dijelaskan tambahan untuk kompensasi ke staffnya sendiri bagaimana, saya ambil contoh dari contoh yang mas Andre jelaskan diatas di januari ada kelebihan setor Mr. A Rp. 100.000 Mr. B Rp.100.000 dst. dengan total Rp. 525.000 untuk 7 orang. jadi nominal ini apa bisa ditransfer ke masing2staff tsb atau wajib diperhitungkan sebagai pengurang potongan pajak mereka dibulan yang akan kita kompensasikan ?

terima kasih sebelumnya atas jawabannya...

Dratama Mulia said...

Gan
kalau spt kelebihan bayar dan sudah mengikuti langkah diatas
tetapi muncul error saat mau buat pelaporan spt bulan yang kelebihan

errornya "input string was in a correct format"

Itu gimana cara membenarkannya ya?
di tunggu gan.....

Anonymous said...

Siang Pak Andre
Saya dapat konsultasi dengan AR tentang pembetulan PPH 21 yang lebih setor bulan Jan-jul akibat adanya perubahan PTKP, beliau menyarankan saya untuk melakukan pembetulan pada saat pelaporan pph 21 tahunan saja dan kompensasi lebih bayar bisa di mulai tahun 2016, apa bisa seperti itu pak ?

andre hermawan said...

Siang juga pak / mba..
sepengetahuan saya semenjak tahun 2009 kesini itu tidak ada lagi laporan SPT PPh 21 Tahunan... coba konsultasi lagi sama AR nya, maksud dari SPT 21 Tahunan itu yang mana...
terima kasih..

andre hermawan said...

salam kenal juga gan..
menurut saya untuk teknis pemotongannya lebih pas ke opsi yang kedua gan... itu sesuai dengan peraturannya...

andre hermawan said...

maaf bisi ada salah persepsi, yang saya maksud tidak ada laporan SPT PPh 21 Tahunan itu untuk pemotong / perusahaannya... sedangkan untuk WP yang dipotong / karyawan mah tetap ada laporan SPT PPh 21 Tahunannya (form 1770, 1770S, 1770SS)..
terima kasih..

Anonymous said...

Assalamu'alaikum Pak Andre,
pada saat membuka pembetulan januari 2015, tidak bisa dilakukan, keluar pesan "spt sudah tidak bisa dirubah karena sudah ada pembetulan " bagaimana Pak klu kasusnya seperti ini....terimakasih

Unknown said...

sore pak andre, artikelnya sangat membantu. saya mau menanyakan bagaimana pelaporan spt bulan september secara manual dilembar formulir 1721-IV apakah NTPN/Nomor Pbk.nya harus diisi dgn NTPN bulan januari?

Anonymous said...

Salam kenal mas Andre, dengan adanya penyesuaian PTKP 2015 WP diharuskan untuk melakukan pembetulan masa pajak Jan-Juni dan LB dapat dikompesasikan ke masa pajak Jul-Des, tapi bgaimana jika pada pelaporan masa pajak Jul saya masih menggunakan PTKP lama, apakah pembetulan bisa dilakukan untuk masa pajak Jan-Jul dan LBnya dikompesasikan ke masa pajak Agust-Des?

terima kasih sebelumnya atas jawabannya...

andre hermawan said...

Wlkmslm Wr. Wb..

Berarti Bpk / Ibu telah membuat spt pembetulan untuk masa januari 2015, coba di klik buka SPT nya, apa untuk masa januari sudah ada pembetulan, kalo sudah ada berarti benar tidak bisa buat pembetulan lagi..
terima kasih...

Anonymous said...

Salam kenal mas Andre, Bagaimana kalo pelaporan SPT masa Juli masih menggunakan PTKP lama, apakah bisa melakukan pembetulan masa pajak Jan-Jul dan LBnya dikompensasikan ke masa pajak Agust-Des..terima kasih..

andre hermawan said...

Salam kenal juga bpk / mba...

Bisa pak / mba, silahkan melakukan pembetulan untuk masa jan - jul dan dikompensasikan ke Ags - Des...
terima kasih...

andre hermawan said...

Selamat sore juga... mf saya blm faham pertanyaannya... pelaporan SPT masa septermber tapi 1721 - IV nya diisi dengan NTPN masa januari?? gak salah tuch?? atau agan sudah melakukan pembetulan masa januari dan mau dilaporkan di masa september ini?? atau bagaimana?? mf pertanyaannya kurang lengkap gan...

fitria afriyanti said...

Siang Pak Andre , Baiknya pembetulan Jan-Jun itu di laporkan di waktu yang bersamaan atau sesuai dengan kelebihan bayarnya. maksudnya Lapor pembetulan januari bersamaan dengan lapor agustus, pembetulan februari bersamaan dengan lapor september , dst ?? karena kita belum tahu apakah kelebihan februari cukup untuk bulan september. Mohon arahannya pak. Thx

master said...

Sore mas Andre,
Setelah melakukan pembetulan utk bulan Jan - Juli per bulan nya terdapat lebih bayar Rp. 238.300.
Dengan PTKP baru untuk bln Ags - Des per bulan nya saya harus membayar Rp.365.000
Jadi lebih bayar bln Jan saya kompensasikan ke bln Agst, yaitu sy hrs membayar Rp 126.700 begitu selanjutnya utk bulan Feb ke Sept, Maret ke Okt, April ke Nov, Mei ke Des..
Yg sy tanyakan bagaimana perlakuan kompensasi lebih byar bulan Juni & Juli apakah bs dikompensasikan ke bulan Januari 2016?
Terimakasih...

Unknown said...

harus download espt versi terbaru, versi 2.1

Ahmad Ubaydillah said...

mas andre, misalnya itu pembetulan Jan-Juni di kompensasi ke agustus, nah pas buat SPT agustus normal, angka 13 di kelebihan penyetoran masa pajak harus dicentang sesuai bulan yg dikompesasi kan (Centang masa Jan - Juni) .

andre hermawan said...

Siang juga mbak.. bisa mbak LB jan-Jun dilaporkan sekaligus ke masa agustus or september, di spt nya tinggal di klik aza masa jan-jun di baris 13...

terima kasih atas kunjungannya..

andre hermawan said...

sore gan... bisa gan untuk LB juni & juli bisa di kompensasikan ke tahun 2016..

terima kasih atas kunjungannya...

Adhi Setyo said...

datang ke kantor pajak saja untuk meminta patch 2.2

Imam Muslih said...

Dear all :)

saya mau bertanya, pada saat saya membetulkan semua atas PTKP terbaru dari Januari-Juni 2015 . dan saya kompensasi semuanya ke masa agustus, dan masa agustus aku kompensasi ke masa berikutnya,

Nah yang ingin saya tanyakan?
mengapa pada saat melapor ke KPP di keterangan Bukti lapor dari januari s/d Juni malah terdapat keterangan ''KURANG BAYAR" kenapa yah ??
mohon bantuanya?
terima kasih,

regards,
Imam

Just Stephanie said...

Saya mau tanya pak, apabila saya sudah mencantumkan di pembetulan akan dikompensasikan ke masa agustus tetapi di agustus saya lupa untuk kompensasi, saya bayar full. Apakah bisa dikompensasikan ke masa september ? atau di agustus harus buat pembetulan kembali ?
Terimakasih

minsururi anfusina said...

pak untuk bpjs dibayra pemebri krja apakah akan mnbh penghsilan bruto dlm perhitungan pph21?

Krisna Wati said...

Siang Pak,

minta pencerahan nya, kebetulan hari ini saya ada Lap utk Pembetulan PPh 21 masa Jan - Juni 2015,
apakah bisa di lakukan kompensasi semua masa tersebut ke masa September 2015 ?

lalu, setelah lapor, BPS yg saya terima masih tercantuk kondisi KB , bknkah seharus nya LB...apakah memang seperti itu, atau saya ada salah pengisian pada ESPT nya,

terimakasih,

andre hermawan said...

Tepatnya pertanyaan tersebut diajukan ke KPP gan...

andre hermawan said...

Bisa mba, silahkan kompensasikan ke masa september..
kalau spt agustusnya sudah ada kompensasi pembetulan jan-jun, trus hasilnya LB tapi malah dibayar normal, maka alangkah baiknya yang spt agustus juga dibuat pembetulannya...

andre hermawan said...

BPJS perlakuannya sama dengan asuransi mba, kalau untuk BPJS kesehatan yang dibayar pemberi kerja, dlm penghitungan PPh 21 nya menjadi penambah penghasilan bruto karyawan...

andre hermawan said...

siang juga..
bisa mba, silahkan pembetulan jan-jul nya dikompensasikan ke masa september 2015..
"BPS" itu apa yach?? saya belum ngeh...

Bakso Ocir said...

salam kenal pak... saya mau tanya tentang ESPT pembetulan... saya mau pembetulan sebaiknya harus di pilih yang mana?... di kompensasikan setiap bulan contoh bulan jan walaupun ada LB di masa bln feb dan selanjutnya? atau langsung pada di bulan agustusnya di kompensasikan semua cetang dri masa bln 1 s.d 7?

Unknown said...

Apakah boleh mengkompensasikan Lebih bayar 2 bulan/2 periode dalam satu bulan kompensasi ? Misalnya Januari lebih setor 900.000 & Februari lebih setor 850.000 saya kompensaikan sekaligus ke september yang seharusnya PPH dipotongnya Rp. 1.300.000

Krisna Wati said...

BPS = Bukti Penerimaan surat
lbr yg putih kuning Pak,

Marcellia Putrisantoso said...

Pak kalau kompensasi apakah masih perlu bayar ke Bank ya, mengingat kelebihan setor masih akan berlangsung sd Desember(menghabiskan kelebihan setor). kalau tidak bayar bagaimana cara cetak espt-nya kalau tidak ada no NTPN? apakah bisa?

Nunk Nuna said...

bener harus instal yang baru lagi?

ITS Caveo said...

Siang pak,....

Mohon bantuan saya sudah melakukan pembetulan dan saya akan kompensasika di bulan september tetapi pada saat akan membuat pelaporan ( csv ) muncul tampilan " input string was not in a correct format"
bagaimana ya solusinya.

Anonymous said...

salam kenal pak, klo kita pembetulan jan-jul sekaligus kompensasi ke agustus utk yg september bagaimana pak.?

Marcellia Putrisantoso said...

Bila masa pajak september menggunakan kompensasi lebih bayar dari januari & februari dan tidak membayar SSP ke bank? apakah berkas lapornya masih menggunakan SSP ?

andre hermawan said...

salam kenal juga gan... tergantung agan, keduanya bisa koq gan...

andre hermawan said...

bisa gan...

andre hermawan said...

bayar ke bank itu kalo ada kurang bayar mba.... kalo nihil atau lebih bayar yaa tidak perlu ke bank..

andre hermawan said...

mungkin espt nya perlu unduh yang baru...

andre hermawan said...

untuk pelaporan kalo tidak bayar ke bank, berarti SSP nya nihil... lapornya pake SSP yang nihil..

bLue_girL said...

Sore Pak, untuk pembetulan Jan-Juni dalam kasus pembetulan manual (bukan e-SPT), lembar 1721-IV di SPT pembetulan-nya diprint seperti pada SPT normal (ada NTPN dan nominal SSP), atau dikosongkan ya Pak? Terima kasih.

Anonymous said...

Sorry Pak Andre, saya bantu balas,
untuk form 1721-IV di spt pembetulan Jan - Jun di print dan kolom di isi sesuai dengan SSP spt normalnya,
#masih pake manual juga, abis laporan juga trs disuruh isi begitu sm tellernya, hihihi
#berkas yang normalnya di copy jg utk lampiran spt pembetulannya

Iva Yuniarti said...

siang pak andre...mohon dibantu simulasi pengisian laporan pembetulan MANUAL SPT pph 21 (kelebihan bayar) dr jan - sept 2015, krn sy masih jg kesulitan pak...trimakasih banyak sebelumnya

ImRoN rOsyId said...

perihal kompensasi LB; ketika melakukan pembetulan terhadap SSP di bulan yg PPH sdh dibayar dengan PTKP lama (dalam contoh ini bulan januari), saat membuat pelaporan SPT, di CSV tidak bisa dilakukan. yg muncul justru "masih ada PPH terutang yang belum dibayar" (dalam contoh kurang bayar 150.000).. bgm ya?

puja rani said...

Dear agan2 mohon konfirmasi nya saya sudah mengikuti petunjuk nya namun kok gak ada tempat untuk centang nama karyawan. Data karyawan lama masih ada 900 terlalu lama bila hrs satu satu mohon bantuan nya thx

puja rani said...

Untuk munculin centang nya bagaimana gan. Di espt saya tdk ada centangnya

Unknown said...

Pagi Pak, berhubung saya baca artikel ini sudah tgl 10, batas akhir setor PPh 21, boleh ga saya hitung kompensasi LB dari bulan Jan-Maret 2015 dulu sebagai pengurang PPh 21 bulan ini (perhitungan di worsheet oret2an), lalu setor menggunakan SSP.
Nanti sebelum tgl 20 baru saya lapor SPT Pembetulan Jan-Mar yang LB, sekalian SPT bulan Okt yang sudah mendapat kompensasi. Terima kasih sebelumnya

Iman Sakti Buulolo said...

Siang Pak Andre, mo tanya ne...? apakah ada cara lain tanpa harus ada pembetulan espt pph 21 dari Jan-Jun dan nanti dibulan desember sekaligus pembetulannya, Mohon dikasitau caranya dong..., Trims

almas sanny said...

Saya ingin bertanya pak, bila di SPT bulan januari 2015 terdapat kurang bayar setelah pembetulan/tunggakan. Tetapi saya masih mempunyai kelebihan bayar di bulan Feb - Okt 2015 dengan nominal yg lebih dr cukup. Apakah saya harus tetap bayar kekurangannya di Bank / bisa kompensasi dr kelebihan Feb - Okt tsb. Mengingat bulan yg ingin di kompensasikan itu mundur ke belakang. Mohon penjelasannya pak. Terimakasih :)

ferytrs said...

artikel yg bermanfaat mba anita... kebetulan sy baru tahu ptkp berubah di Nov ini & kemungkinan baru akan adjustmen utk pelaporan Nov. Stlh sy hitung lebih bayar saya utk satu bulan Januari melebihi yg sy bayar utk nov... nah itu perlakuannya bgm ya? apakah sisanya bs dikompensasikan ke bln des? mgkn kalau sy total lebih bayar jan-okt'15 bisa dikompensasikan utk masa pajak 2016 dan 2017 juga krn banyaknya... apakah itu memungkinkan mba? mksh sblmnya

Yudish Dewa said...

Salam kenal pak, saya hilman ada masalah pada progeam espt saat melakukan pembetulan di bulan 5 , laptop tiba-2 mati lalu saya jalanin program espt bisa tapi saat melakukan di pembetulan bulan 5 tadi tidak bisa ada error dan dihapuspun juga tidak bisa, kalo bulan lain bisa diklik pembetulannya. mohon solusinya pak...trims sebelumnya

Anonymous said...

pak, bisa minta cara pengisian spt masa pph 21 utk masa desember 2015, jika lebih bayar. (pengisian manual / non espt). Apakah di kolom B13, boleh saya akumulasi untuk periode jan-nov 2015, lebih bayarnya (sekaligus 11 bulan) ? Tq

vanny wayongkere said...

mau tanya gan bisa kan?
1. pas perhitungan menggunakan PTKP baru semua pegawai jumlah penghasilan 1-12 (gaji+thr) dibawah PTKP tapi kalau perhitungan lama semuanya kena sehingga Lebih bayar. apakah masih harus membuat kompensasi?? tapi gimana ya sedangkan ngak ada yang kena (berhubung UMR/UMP dikota saya ngak sampe 3juta/bln dan sampai tahun 2016 juga blm nyampe juga 3juta). gimana statusnya???
2. Apakah saya harus balikin lagi uang mereka karena semuanya saya potong langsung dari gaji mereka.
thx

Achmad said...

Maaf mas Andre ikut nimbrung,bukankan ada SSP 411121-200 utk pembayaran PPh 21 tahunan?

ririn silalahi said...

salam kenal pak sebelumnya saya ucapkan utk artikelnya yg sangat membantu.
saya mau tanya, saya sudah melakukan semua petunjuk yg bpak buat, dan ketika melapor ke KPP, petugasnya bilang kalau CSV yg saya laporkan masih ada kurang bayar sebesar dgn hasil pembetulan dan saya disuruh utk mngubah CSV nya. gmna ya pak, tolong sarannya? terima kasih

Elfrida Shara said...

klo instal yang baru... data lamanya ilang ndak ya...

marfa nie said...

Salam kenal pak sebelumnya,sy mau tanya..untuk pembetulan Jan s/d Juni 2015 apa bisa dikompesasikan di bulan januari 2016 krn untuk juli s/d Des 2015 sy sudah laporkan menggunakan PTKP yg baru, maksud sy di kompesasikan di jan 2016 biar di juli - des tdk perlu ada pembetulan...mohon batuannya pak

Terimakasih,

marfa nie said...

Salam kenal pak sebelumnya, sy mw tny..apakah pembetulan Jan s/d juni 2015 bisa dikompesasikan di bulan januari 2016? karena untuk juli s/d des 2015 sudah sy laporkan menggunakan PTKP yg baru,,maksud sy dikompesasikan di januri 2016 biar di juli s/d des tdkk perlu ada pembetulan.

Mohon batuannya pak,

terimakasih

marfa nie said...

Salam kenal pak sebelumnya, sy mw tny..apakah pembetulan Jan s/d juni 2015 bisa dikompesasikan di bulan januari 2016? karena untuk juli s/d des 2015 sudah sy laporkan menggunakan PTKP yg baru,,maksud sy dikompesasikan di januri 2016 biar di juli s/d des tdkk perlu ada pembetulan.

Mohon batuannya pak,

terimakasih

iradesia said...

salam kenal Pak, saya mau bertanya. kalau masih ada sisa kompensasi di tahun 2015, apakah dapat dikompensasi ke tahun pajak 2016? terima kasih

Anonymous said...

salam super pak, artikelnya sangat menarik, disini yg mau saya tanyakan jika ada LB yang lupa di kompensasi kan ke masa berikutnya apakah harus dibuatkan pembetulan, misal LB nya 1.000.000,- pada bagian B.2 Perhitungan PPh dikolom No berapa yang harus diisi sehingga bisa dikompensasikan ke masa berikutnya.

wahyu ridwan said...

Sangat bermanfaat :)

ganet olgacahyani said...

permisih mau tanya, saya pernah tau jika ingin mengkompensasikan harus urut. jadi, jika terjadi lebih bayar maka harus di bayar bulan berikutnya, dari kejadian diatas bukannya harus dikompensasikan bulan juli ya? mohon bimbingannya

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai dengan topik yang dibahas, komentar dengan menyertakan link aktif tidak akan diterbitkan..